Kamis, 11 Maret 2010
Sutrisno Hadi Tasman, MA. PDF Cetak E-mail
Jumat, 21 Agustus 2009 00:00

Lahir di Padang pada 12 April 1980

 Tiba di Mesir  : 8 Februari 2004
 Alamatsdisindonesia   :
 Wisma La Tansa, Belakang Komp. IAIN
   Imam Bonjol Lb.Lintah Padang
   Sumatera Barat
 Alamat di Mesir       : Bld 101/19 Sweesry B 10th District
   Nasr City Cairo
 Kekeluargaan : KMM (Kesepakatan Mahasiswa Minang)
 Emai  :  Alamat e-mail ini diproteksi dari spabot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya
 Nomer Telpon/HP : +20103799498
 Fakultas  : Ushuluddin
   Tafsir dan Ulumul Qur'an
 Universitas   
 : Al-Azhar

 

Judul Tesis :


اتجاهات التفسير فى إندونيسيا بعد الاستقلال (945م)

 ( Corak-Corak Tafsir di Indonesia Paska Kemerdekaan [1945M] )


 Tanggal Munaqasyah   : 26 Juli 2009
 Predikat : Mumtaz (Cumlaude)
 Lama Pendidikan
 : 4 tahun 9 bulan
 Rencana Kelanjutan Studi
 : S-3
 Riwayat Pendidikan
 :

 SDN 25 Padang

   KMI Pondok Modern Darussalam Gontor
  

 S1 Jur. Tafsir Hadis Fak. Ushuluddin IAIN Imam Bonjol Padang

Kesan selama menempuh pendidikan di Mesir:
Banyak dinamikanya, baik suka maupun duka. Selain itu, kuliah diMesir juga banyak tantangannya, baik dalam berinteraksi dengan kampus, lingkungan, warga setempat, pengaturan aktifitas maupun tanggung jawab sosial di lingkup organisasi mahasiswa kita di negeri ini. Akan tetapi, saya memandang semua itu ibarat "mukhtabaraat/ laboratorium" yang akan mendewasakan kita sehingga tetap mampu meraih kesuksesan di tengah kondisi yang terkadang tidak selalu sejalan dengan keinginan.

Terlepas dari berbagai kekurangannya, kuliah di negeri ini tetap banyak menyimpan kebaikan dan sisi positif. Terpenting adalah bagaimana kita senantiasa berusaha berpikir positif untuk mengubah tantangan yang ada menjadi peluang.

Pesan bagi mahasiswa lain:
Yang memegang kendali ketika kita ingin lancar dalam studi dan sukses dalam planning hidup adalah diri kita sendiri (tentunya setelah taufik dari Allah Swt). Oleh karena itu, jika yang terjadi ternyata di luar keinginan maka cobalah mengintrospeksi diri terlebih dahulu. Jangan melemparkan kesalahan kepada orang lain, lingkungan, ataupun sistem yang berjalan, sebab mungkin kitalah yang sebenarnya belum maksimal dalam berusaha dan berdoa.

Selanjutnya, dalam urusan menyelesaikan studi, berusahalah agar cepat selesai. Sebab, boleh jadi situasi, kondisi, dan peraturan-peraturan perkuliahan di masa mendatang akan semakin sulit dan tidak berpihak pada kita.  Di samping itu, dengan cepat menyelesaikan studi maka kita telah menyelesaikan satu tanggung jawab dan bisa segera melangkah pada planning hidup yang lain.

Terakhir, salah satu nilai plus kita belajar di luar negeri adalah bisa mendapatkan pengalaman dan menyerap sisi-sisi positif dari pergaulan dan adat istiadat bangsa lain. Oleh karena itu, manfaatkanlah kesempatan langka dan berharga tersebut dengan tidak mengisolasi diri dari lingkungan. Selalulah bersikap layaknya pengamat sehingga ketika pulang nanti kita tidak saja membawa ilmu yang ada di diktat kuliah, tapi juga ilmu dari madrasah kehidupan.

Bookmark with:

Deli.cio.us    Digg    reddit    Facebook    StumbleUpon    Newsvine