| Pentas Seni Budaya Dalam Rangka Hardiknas 2009 |
|
|
|
| Rabu, 06 Mei 2009 15:31 |
|
Acara ini dihadiri oleh guru dan siswa-siswi dari 8 International School dan Language School di Cairo dan Giza. Masing-masing sekolah mengirimkan utusannya antara 20 sampai dengan 30 orang untuk menghadiri acara dimaksud. Pentas Seni yang digelar mulai jam 12.00 tersebut diawali dengan “Welcoming Dance” oleh siswa-siswi Sekolah Indonesia Cairo, yang dilanjutkan dengan pertunjukan Angklung, Tari Legong, Fashion Show busana adat nusantara, tari Saman dan juga penampilan juara Lomba Pidato Bahasa Indonesia bagi Warga Asing peserta Kursus Bahasa Indonesia di Pusat Kebudayaan dan Informasi Indonesia (PUSKIN). Dalam kesempatan paparan tentang Indonesia, Duta Besar Indonesia untuk Mesir, Bapak A.M. Fachir antara lain menegaskan kepada para pengunjung yang mayoritas adalah siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama dan Atas, bahwa hubungan Indonesia dan Mesir sudah terjalin cukup lama, dan Mesir adalah Negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia. Dubes menambahkan bahwa hubungan itu terus dibina dan terwujud dalam pembentukan Negara-negara non-blok dalam KTT Bandung. Dubes juga menerangkan bahwa seluruh Kepala Negara RI pernah berkunjung ke Mesir, termasuk Presiden terakhir Bapak Susilo Bambang Yudhoyono saat takziyah atas meninggalnya Yasser Arafat. Kepala Sekolah Indonesia Cairo, Drs. Muhammad Djohar, M.Pd, dalam sambutannya, antara lain mengatakan bahwa salah satu tujuan diadakannya acara pentas seni Indonesia ini adalah untuk memperkenalkan Sekolah Indonesia Cairo kepada pelajar dan masyarakat Mesir. Ditambahkan, bahwa lebih luas dari itu, dengan penampilan seni budaya ini diharapkan masyarakat Mesir lebih mengenal Indonesia dalam berbagai aspek, terutama sejarah dan budayanya. Selain guru dan Siswa Sekolah Internasional & Language School, acara pentas seni budaya Indonesia juga dihadiri oleh staf KBRI Cairo, seluruh siswa-siswi dan guru Sekolah Indonesia Cairo, wali murid dan juga undangan lainnya. Berita Lainnya:
Berita Sebelumnya:
|















